Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Online Media Online Media Online

INDEPENDEN FAKTA POPULER MASYARAKAT

Media Online Media Online Media Online

INDEPENDEN FAKTA POPULER MASYARAKAT

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Berita Photo dan Video
  • Opini
  • Nasional
  • Daerah
  • INVESTIGASI & KARIKATUR
  • Kontak Kami
  • Lingkungan Hidup
  • Bisnis dan Ekonomi
  • Politik dan Hukum
  • TNI/POLRI
  • Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
  • Tajuk Badarnusantarnews.com
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Header 1
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Berita Photo dan Video
  • Opini
  • Nasional
  • Daerah
  • INVESTIGASI & KARIKATUR
  • Kontak Kami
  • Lingkungan Hidup
  • Bisnis dan Ekonomi
  • Politik dan Hukum
  • TNI/POLRI
  • Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
  • Tajuk Badarnusantarnews.com
  • Bagian Menu
  • Bagian Menu
  • Header 1
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Berita Photo & VideoDaerah

ProDEM Kecam Dugaan Penghinaan Wartawan, Desak Bupati Bekasi Copot Kadis LH

By Redaksi
1 November 2026 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada ProDEM Kecam Dugaan Penghinaan Wartawan, Desak Bupati Bekasi Copot Kadis LH

JAKARTA — Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) mengecam keras dugaan tindakan represif dan penghinaan terhadap wartawan yang melibatkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait. Melalui Sekretaris Jenderalnya, Mujib Hermani, ProDEM mendesak Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja untuk mengambil tindakan tegas demi menegakkan marwah pers dan etika birokrasi.

Persoalan ini bermula pada 6 Oktober 2026 lalu, ketika seorang jurnalis bernama Kimsan Indra Simaremare mendatangi kantor DLH Kabupaten Bekasi guna meminta konfirmasi berita. Namun, dalam agenda peliputan tersebut, muncul dugaan tindakan pengusiran serta pengucapan kalimat bernada penghinaan terhadap profesi wartawan.

Buntut dari insiden itu memicu aksi damai Solidaritas Wartawan se-Bekasi Raya pada Kamis (15/10/2026). Massa aksi membawa tiga tuntutan utama, yakni pemeriksaan terhadap Kadis LH, desakan permintaan maaf resmi, serta pengawalan proses hukum hingga tuntas.

Ujian Komitmen Bupati Bekasi Definitif

Kala itu, dr. Asep Surya Atmaja yang masih mengemban jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati sempat menandatangani pernyataan resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai respons atas tuntutan para wartawan. Dalam dokumen tersebut, pemkab berkomitmen menindaklanjuti pemeriksaan melalui mekanisme disiplin ASN, menghormati kemerdekaan pers, serta mengawal prosedur hukum.

Setelah resmi dilantik sebagai Bupati definitif oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Jumat (23/10/2026), Asep kembali dihadapkan pada desakan penyelesaian kasus ini. Puncaknya pada Rabu (28/10/2026), perwakilan wartawan—termasuk Kimsan Indra Simaremare—melakukan audiensi langsung dengan Bupati Bekasi. Dalam video yang beredar di media sosial, dr. Asep Surya Atmaja secara tegas menyatakan akan menindak tegas jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas.

Tiga Sikap Tegas ProDEM

Menanggapi dinamika tersebut, Sekjen ProDEM, Mujib Hermani, melayangkan pernyataan terbuka dan mengecam tindakan arogan yang ditunjukkan oleh pejabat publik di lingkungan Pemkab Bekasi.
“Tindakan represif dan arogan yang ditunjukkan oleh seorang pejabat publik terhadap wartawan sangat tidak bijak dan tidak dapat ditoleransi sama sekali. Pejabat publik seharusnya menjadi teladan dalam transparansi informasi, bukan justru melecehkan profesi wartawan yang dilindungi oleh undang-undang,” ujar Mujib kepada awak media, Sabtu (31/10/2026).
Sebagai institusi independen dan pengawal demokrasi, ProDEM menyatakan tiga sikap tegas:
Mengecam keras tindakan Kepala DLH Kabupaten Bekasi yang dinilai mencederai marwah profesi wartawan dan etika pelayanan publik.Mengingatkan bahwa kemerdekaan pers dijamin dan dilindungi secara hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Mendesak Bupati Bekasi segera mencopot Kepala DLH sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, administratif, dan birokrasi.
Mujib memperingatkan bahwa pembiaran terhadap tindakan arogan tersebut akan menjadi preseden buruk bagi iklim demokrasi serta keterbukaan informasi publik di Kabupaten Bekasi.
Ujian Nyata Janji Pemerintahan.

Menurut Mujib, wartawan bukanlah musuh pemerintah, melainkan bagian integral dari pilar demokrasi yang bekerja melalui fakta, konfirmasi, dan keberanian mengungkap kebenaran demi kepentingan publik.

Kini, setelah resmi menjabat sebagai Bupati definitif, dr. Asep Surya Atmaja dituntut untuk membuktikan komitmen yang pernah ditandatanganinya di atas kertas.

“Sebab, janji pemerintahan bukan sekadar tinta di atas kertas, melainkan amanah yang harus diwujudkan. Marwah pers bukan untuk ditawar, keterbukaan informasi bukan kemurahan hati pejabat, dan jabatan publik bukan tameng untuk menghindari pertanggungjawaban,” pungkas Mujib dengan tegas.

Dian s || Editor: @Redaksi

Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Forum Peduli Masyarakat Sagara Makmur Desak Pembangunan Jalan dan Drainase Perbatasan Bekasi–DKI Jakarta

PASANG IKLAN DI SINI …!

www.badarnusantaranews.com

H.Nalib Zainudin -SIAP Di Usung MENJADI WAKIL BUPATI BEKASI .

Sabtu 10 Oktober 2026.Mencari Pemimpin Sejati untuk Kabupaten Bekasi: Refleksi dan Diskusi H. Nalib Zainudin Bersama Refli Harun.Kita sedang mencari pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Bekasi. Kita butuh figur berkarakter yang memegang teguh prinsip kebekasiannya. Figur seperti H. Nalib Zainudin—putra daerah yang sempat hijrah ke Sumatra selama 15 tahun, lalu kembali untuk mengabdi selama 15 tahun di Kodam Jaya/Pomdam Jaya, serta 7 tahun mengabdi di Kabupaten Bekasi sebagai Dansubdenpom Kabupaten Bekasi—tentu memiliki rekam jejak yang matang dan mengenal tanah kelahirannya secara utuh.(Adv).

Copyright @BUKIT BADAR NUSANTARA EMAS . All rights reserved. www.badarnusantaranews.com