Lingkungan Hidup

BNnews – Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin diwakili oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Reda Manthovani menerima penghargaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI atas peran dan kontribusi Kejaksaan dalam percepatan dan kelancaran program strategis Kementerian ATR/BPN RI, khususnya selaku Pengarah Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah. Acara penyerahan penghargaan bertempat di Sangri-La Hotel,Jakarta (7/3/2024).

 

Dalam hal ini, Kejaksaan telah membentuk Tim Pemberantasan Mafia Tanah yang dilaksanakan oleh Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Umum, Bidang Tindak Pidana Khusus, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Bidang Pidana Militer Kejaksaan. Tim tersebut dikoordinasikan oleh Bidang Intelijen melalui Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah.

 

Untuk diketahui, Tim Pemberantasan Mafia Tanah Kejaksaan berperan dalam melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Kementerian/Lembaga terkait dalam pengamanan pelaksanaan tugas, selain itu juga penyediaan sarana aduan daring untuk masyarakat.

 

Jaksa Agung menyampaikan apresiasi kepada Tim Pemberantasan Mafia Tanah yang telah berhasil menyelesaikan target operasi yang telah ditentukan. Kinerja yang telah dilakukan tersebut telah memberikan hasil yang maksimal, khususnya dalam penanganan sengketa dan konflik pertanahan.

 

“Saya mengucapkan selamat kepada Tim Pemberantasan Mafia Tanah yang telah bertanggung jawab dan tegak lurus terhadap tugas dan kewenangannya. Ke depan tanggung jawab akan semakin berat karena kompleksnya permasalahan yang akan dihadapi,” tutur Jaksa Agung.

(Photo/Istimewa:www.badarnusantaranews.com)

JAM-Intelijen juga mengucapkan selamat kepada Jaksa Agung RI beserta segenap jajaran khususnya Tim Pemberantasan Mafia Tanah pada jajaran Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Umum, Bidang Tindak Pidana Khusus, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Bidang Pidana Militer atas pencapaian yang telah diraih.

 

“Kami siap untuk selalu mendukung seluruh kebijakan pimpinan dalam melawan mafia tanah di Tanah Air. Sikat Mafia Tanah!” pungkas JAM-Intelijen. (Sumber: Kapuspenkum Kejagung RI, diedit oleh: Ismail Satria – BNnews.com)

UNTUK CALON PRESIDEN RI:NGOBROL TENTANG HARGA CACAHAN DAN BIJI PLASTIK YANG TERUS ANJLOK Oleh Bagong Suyoto *)

Badarnusantaranews.com|Bekasi-Harga cacahan dan biji plastik lokal terus anjlok sejak beberapa tahun dan puncaknya bulan Januari 2024 menjelang Pemilu tahun ini. Dulu, kata Iwan salah seorang bos pengelola biji plastik di Bantargebang, harga yang bagus dan stabil pada tahun 2017-2019. Saat itu usaha sektor pengolahan sampah cukup menjanjikan.

 

Iwan menceritakan bulan-bulan dan tahun yang menyenangkan ketika harga-harga cacahan cukup stabil. Orang usaha mudah dan bergairah. Orang cari makan mudah dan berkah dari mengais dan mengolah sampah.

 

Bos Iwan asal Madura merintis usahanya mulai jadi pemulung, pelapak, pencacah plastik hingga jadi pengusaha biji plastik ditempuh dengan penuh liku-liku dan tantangan berat.

 

Ia dan kawan-kawannya ikut merasakan fluktuasi harga sampah pungutan domestik sampai biji plastik akibat hantaman sampah impor. Sepanjang Januari 2022 sampai Januari 2024 penurunan harga berbagai jenis sampah dan biji plastik domestik sangat signifikan, kisaran 50-70%. Suatu era rontoknya basis-basis rantai pasok daur ulang dalam negeri, dimana keberpihakan negara tidak tidak, hal didominasi oleh pasar bebas.

 

Misalnya cacahan jenis plastik PK sekarang per 22 Januari 2024 harganya cuma Rp 6.000/kg, pada bulan Oktober 2023 harga berkisar Rp 7.500/kg, dan ketika harga bagus mencapai Rp 12.000-13.000/kg. Nyaris semua jenis cacahan plastik terus turun. Ada yang harga stabil, yakni jenis PET (kemasan air mineral botol dan gelas) dan jenis LD bening dan warna. Bahkan, ada beberapa jenis cacahan plastik yang tidak laku jual.

 

Berbeda dengan situasi sekarang, mengambil untung Rp 100-200/kg sangat susah. Bahkan, harga terus turun draktis, sementara biaya operasional, upaya tenaga, BBM dan transportasi terus meningkat. Beban pengusaha penyedia bahan baku daur ulang semakin berat. Sekarang ini uang kontan betul-betul sulit.

 

Pembayaran biasanya dilakukan seminggu, sebulan setalah barang ditimbang, bahkan ada yang dibayar setelah tiga bulan. Bagi bos atau pengelola biji plastik meskipun dapat untung kecil harus tetap dilakukan, jika tidak maka pencacah plastik, pelapak, pemulung, buruh sortir, penggiling plastik, dll akan berteriak- teriak kesulitan mendapat income untuk membeli kebutuhan makan sehari-hari. Maju kena mundur kena, apalagi berhenti akan kacau dunia daur ulang dan sampah akan menumpuk semakin tinggi di TPST/TPA.

 

Mestinya, mereka mulai dari pemulung, pelapak, pencacahan plastik, pengolah biji plastik mendapat insentif dari pemerintah atau dapat extended producer responsibility (EPR) dari perusahaan besar yang memproduksi kemasan yang sampahnya dikelola oleh mereka.

 

Belum ada Capres Cawapres yang menyuarakan penderitaan mereka ini. Padahal sektor persampahan menjadi salah satu persoalan nasional. Kita belum tahu pemikiran para Capres Cawapres dalam mengatasi persoalan sampah yang masih carut marut. Sementara mereka sudah peduli dan bergiat riel mengolah sampah mengembalikan menjadi sumber daya dibiarkan merana.

 

Beberapa kali debat Capres Cawapres, belum pernah menyinggung nasib pemulung, pelapak, pencacah plastik, pengelola biji plastik dan pekerja yang terlibat di dalamnya. Peran mereka itu begitu penting dan nyata bagi penciptaan lapangan kerja, pengurangan sampah, return to resources, dan pelestarian lingkungan. Darah nadi mereka itu sangat jelas pejuang dan pahlawan 3R (reuse, reduce, recycle) sampah!

 

Suara dan penderitaan mereka itu diabaikan begitu saja. Meskipun pastilah penting sekali, suara mereka itu untuk kemenangan Pemilu.

 

Pemerintah harus membantu para pelaku circular economy dalam negeri. Setidaknya pemerintah memberikan insentif dan menjaga stabilitas harga. Juga mengurangi impor biji plastik dari luar negeri. Saya percaya Presiden RI dan pemerintahnya dapat melindungi nasib berjuta-juta pelaku circular economy Indonesia.* 22/1/2024

 

Penulis adalah Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNas) dan Ketua Umum Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI).(Red)

Badarnusantaranews.com|Jakarta –Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) melibatkan Jaksa Agung Muda Perdata Tata Usaha Negara (Jamdatun) dalam pelaksanaan lelang Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP). Pelibatan penegak hukum dalam proses lelang ini dikatakan Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Bambang Suswanto adalah upaya untuk mewujudkan proses lelang yang lebih transparan dan akuntabel di sektor minerba.

 

“Menyangkut masalah lelang, jadi sudah ada penekanan dari Bapak Menteri ESDM kepada kami dan para jajaran direktur untuk melaksankannya secara profesional, jangan ada lagi masalah permainan untuk memenangkan salah satu badan usaha,” kata Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara saat menyampaikan Capaian Kinerja Tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024 Sub Sektor Mineral dan Batubara di Jakarta, Selasa (16/1).

 

Bambang mengungkapkan, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara saat ini sedang diaudit terkait dengan tata kelola perijinan dan lelang dan pelayanan publik lainnya untuk menjadi lebih baik.

 

“Saat ini kita juga sedang diaudit tentang tata kelola perizinan, tata kelola lelang dan sebagainya oleh karena itu momen yang bagus ini kita manfaatkan untuk membenahi tata kelola yang ada di Direktorat Jenderal Minerba.

 

Kami meminta dukungannya terutama badan usaha yang terkait dengan masalah lelang dan perizinan yang merasakan ketidaknyamanan dalam prosesnya saat ini dan terasa lebih lama. Prinsipnya kita ingin melakukannya secara profesional hati-hati agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” ujar Bambang.

 

Masih ditempat yang sama, Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Tri Winarno mengatakan, untuk menghindari permasalahan hukum dalam proses lelang Ditjen Minerba melibatkan secara aktif penegak hukum dalam hal ini Jamdatun.

 

“Terkait dengan permasalahan lelang, untuk menghindari permasalah hukum dikemudian hari Ditjen Minerba telah melibatkan penegak hukum dari Jamdatun untuk mengawal keseluruhan proses lelang,” ujar Tri.

 

Dengan pelibatan Jam Datun dalam proses lelang yang baru pertama kali dilakukan Ditjen Minerba sejak UU Nomer 4 Tahun 2009 ini akan dapat terwujud proses lelang yang transparan dan akuntabel.

 

“Pelibatan Jamdatun untuk pendampingan supaya lelang yang dilaksankan betul-betul akuntabel dan fair, kalaupun ada satu dua pihak yang memang mengajukan keberatan terkait dengan tidak berhasilnya dia untuk masuk silahkan saja dilakukan pada masa sanggah untuk kita sanggah,” jelas Tri

 

Redaksi

Redaksi

 

Badarnusantaranews.com|BEKASI, JAWA BARAT,- Satu demi satu dedaunan dari berbagai jenis ditata rapi pada selembar kain putih yang digelar di sebuah balai pertemuan. Pada hari-hari biasanya jari jemari para Ibu pengrajin saling bekerja sama dalam proses penyusunan lembar demi lembar daun hingga menghasilkan sebuah pola pada produk kerajinan kain ecoprint. Namun pemandangannya berbeda untuk hari ini. Para Ibu pengrajin justru memberikan pendampingan kepada rombongan yang datang dan ingin mempelajari proses membuat batik ecoprint di Kampung Berseri Astra (KBA) Pekayon, Bekasi, Jawa Barat pada Kamis pagi (23/11).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan hidup, bersama sejumlah wartawan serta blogger, Astra mengunjungi KBA Pekayon, Bekasi yang telah dibina oleh Astra sejak tahun 2015.

“Kampung Berseri Astra merupakan salah satu inisiatif yang dijalankan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan masyarakat secara berkelanjutan. Astra terus berkomitmen mendukung aksi peduli lingkungan yang dilakukan oleh Kampung Berseri Astra termasuk KBA Pekayon, Bekasi, Jawa Barat,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak untuk mengenal lebih jauh terkait berbagai upaya menjaga kelestarian lingkungan yang diterapkan oleh warga sekitar. Mulai dari praktik ecoprint secara langsung, mengeksplorasi KBA yang memiliki luas 17 hektar tersebut, mengikuti Go Green Mini Tour KBA Pekayon Zona Hijau, praktik memilah sampah, mengolah minyak jelantah menjadi produk bermanfaat seperti aromaterapi, pembuatan eco enzim hingga mendapatkan pengetahuan terkait pola bersih hidup sehat atau PHBS.

Selain itu, dengan memanfaatkan lahan yang terbatas, para warga juga menanam tanaman hias, tanaman konsumsi, hingga tanaman herbal yang berkhasiat yang tumbuh di atap dan pekarangan rumah mereka. Selain menghijaukan lingkungan, tanaman tersebut juga bisa menjadi sumber pangan yang mana kelebihan hasil panennya dapat dijual dan menambah penghasilan warga.

Tentang Kampung Berseri Astra Pekayon

Photo : Istimewa- (BNNEWS)

Kampung Berseri Astra (KBA) adalah program pengembangan masyarakat berbasis komunitas yang mengintegrasikan inisiatif empat pilar program kontribusi sosial berkelanjutan Astra dalam satu komunitas kampung.

Program pengembangan masyarakat KBA dijalankan dengan berbasis komunitas dalam satu kampung yang mengintegrasikan inisiatif empat pilar Public Contribution Roadmap, yakni Astra untuk Indonesia Sehat, Astra untuk Indonesia Cerdas, Astra untuk Indonesia Hijau, dan Astra untuk Indonesia Kreatif. Melalui pelaksanaan program KBA, Astra ingin mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif sesuai dengan keempat pilar tersebut.

Pada pilar kesehatan di KBA Pekayon, warga memiliki posyandu, poswindu yang rutin dilakukan secara door to door. Warga setempat juga secara aktif melakukan senam rutin bersama.

Sementara pada pilar pendidikan, KBA Pekayon memiliki taman bacaan dan pemberian beasiswa dari Astra dan sekaligus mendapatkan pembinaan sekolah sekitar untuk menjadi sekolah adiwiyata. Pada program pemberian beasiswa, KBA Pekayon melakukan seleksi ketat terhadap calon penerima beasiswa yang kemudian akan diseleksi oleh Astra.

Pada pilar lingkungan, sebagai kampung dengan predikat proklim lestari, kegiatan yang dilakukan oleh warga setempat antara lain mencakup mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, melalui kegiatan pembuatan kompos, bank sampah, penghijauan, energi terbarukan, kegiatan hemat energi dan penghijauan kota.

Program bank sampah mengajak para warga memahami dalam memilah sampah, hingga saat ini para warga berhasil mengumpulkan 570 kg sampah plastik sekali pakai, serta program pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar sabun organik.

Berbagai kegiatan dilakukan untuk menekan pengurangan sampah plastik sekali pakai di wilayah KBA Pekayon. Salah satunya dengan program Gerakan Mengurangi Plastik Pasar (Gempar). Proses penyuluhan berlangsung dengan mendatangi pasar-pasar dan pedagang sayur keliling di sekitar KBA Pekayon untuk memberikan penyuluhan agar pedagang tidak menyediakan kantong plastik sekali pakai.

Pada pilar kewirausahaan, KBA Pekayon memiliki koperasi yang difungsikan sebagai wadah bagi UMKM di lingkungan RW 08 hingga 11 untuk mempromosikan sekaligus menjual dagangan para pelaku UMKM. Setidaknya terdapat 50 usaha mikro kecil menengah yang aktif di KBA yang memiliki kurang lebih 800 Kepala Keluarga tersebut.

“Kehadiran Astra di kampung ini menambah semangat kami untuk bergerak, karena kita mempunyai satu visi yang sama yaitu memberdayakan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan,” ujar Tokoh Penggerak KBA Pekayon Lala Gozali.

 

Sampai tahun ini, Astra telah membina 194 Kampung Berseri Astra (KBA) dan 78 di antaranya merupakan Kampung PROKLIM yang merupakan komitmen Astra untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim. Astra juga membina 1.060 Desa Sejahtera Astra (DSA), bekerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dalam pengembangan ekonomi pedesaan berbasis sumber daya lokal. Melalui program DSA, sejumlah UMKM di KBA dan DSA yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia berhasil mengekspor produknya.

 

Semangat Astra dalam mengembangkan KBA Pekayon yang mengedukasi lingkungan yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Redaksi & Tim

 

Polres Pelabuhan Tanjung Priok,Aksi Sosial Lestarikan Bumi Tanam Pohon MangrovePP:

BN news.com-Jakarta Utara ,- Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Humas Polri ke 72 yang akan berlangsung pada tanggal 30 Oktober 2023 mendatang, Personil Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar bakti sosial dengan melaksanakan kegiatan penanaman pohon Mangrove dan pelepasan burung di Greensave UP3 Pelabuhan Muara Angke, Jumat (13/10).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yunita Ringkat, S.H., S.I.K.,M.Si, beserta Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Personil Trantib UPPP Muara Angke, PPSU Muara Angke, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara dan warga masyarakat Muara Angke.

 

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian bumi dan kualitas lingkungan dengan melakukan penghijauan sejak dini, sehingga nantinya dapat membantu mencegah akan adanya dampak bencana rob serta membudidayakan pohon mangrove yang berada di pesisir pantai,” kata Kompol Yunita.

 

Menurutnya, aksi penanaman pohon ini merupakan aksi nyata yang dilakukan untuk menjaga alam, selain itu diharapkan juga hal ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar senantiasa berperan serta dan ikut menjaga kelestarian lingkungan.

 

“Selain itu, kita juga melaksanakan pelepasan burung perkutut di wilayah Pelabuhan Muara Angke untuk menjaga kelestarian ekosistem lingkungan pesisir,” pungkas Kompol Yunita.

 

Oleh : Guntoro

Asap Hitam Pekat Keluar Dari Cerobong PT.PNM , Diduga cemari Udara 

BN news.com| Kab Bekasi . Tanggap darurat bencana di musim kemarau masih di rasakan di Indonesia khususnya wilayah Sukaringin desa Sukaringin kecamatan sukawangi kabupaten Bekasi, Dimana Pemerintah mensosialisasikan tanggap darurat terutama polusi , di mana masyarakat di larangan membakar sampah sembarangan karena berdampak kebakaran dan mengurangi polusi udara .

 

Namun kenyataannya terlihat temuan yang berbeda di wilayah Sukaringin, salah satu perusahaan swasta terlihat jelas ada asap yang sangat hitam pekat keluar dari bibir cerobong perusahaan herbel tersebut .

 

Gumpalan asap pun melambung tinggi ke angkasa dan radius 1 kilo meter masih terlihat asap hitam yang mengurai ke atas . Kamis (12/10/2023)

 

Izhar Ma’sum Rosadi, Ketua Umum LSM Baladaya, mengatakan, “Seyogyanya satgas Pengendalian Pencemaran Udara bentukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) responsif dalam melakukan pengawasan di kabupaten Bekasi, atas sumber-sumber pencemaran tidak bergerak seperti cerobong industri.”

 

Hal ini sangatlah fatal , Pencemaran udara memiliki dampak terhadap kesehatan diantaranya adalah gangguan saluran pernafasan, penyakit jantung, kanker berbagai organ tubuh, gangguan reproduksi dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

 

Tidak hanya itu , dampak pencemaran udara dari asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok, dan lain-lain bisa memicu terjadinya gangguan pernapasan, seperti asma, ISPA, dan kanker paru-paru. Selain itu, pencemaran udara juga bisa berakhir pada berkurangnya kadar oksigen di dalam tubuh manusia.

 

Hingga terbitnya berita ini belum ada kejelasan dari pihak perusahaan PT. PNM tersebut.

 

(Red dan Tim)