Skip to content
Primary Menu
  • Beranda
  • Berita Photo dan Video
  • Bisnis dan Ekonomi
  • Daerah
  • Disclaimer
  • INVESTIGASI & KARIKATUR
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Lingkungan Hidup
  • Nasional
  • Opini
  • Pedoman Media Siber
  • Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
  • Politik dan Hukum
  • Redaksi
  • Tajuk Badarnusantarnews.com
  • Tentang Kami
  • TNI/POLRI
Subscribe
  • Home
  • Daerah
  • Tanggul Jebol DT 8 Desa Buni Bakti 200 ha Sawah Petani Tenggelam,Butuh Respon Cepat Pemkab 
  • Daerah

Tanggul Jebol DT 8 Desa Buni Bakti 200 ha Sawah Petani Tenggelam,Butuh Respon Cepat Pemkab 

REDAKSI 1 tahun ago 2 minutes read
IMG-20250307-WA0155

Photo: Kepala Buni Bakti Sidih Sumardi, Babinsa TNI AD dan Petani Tinjau Tanggul DT 8 Jebol 200 ha Sawah terpendam.7/03/2025.

BN NEWS.COM|Kab.Bekasi-babelan -Sebanyak 200 hektar lahan persawahan di Kampung Buni dan Kampung Kerangkeng, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, terendam banjir akibat jebolnya tanggul kali DT8 sepanjang kurang lebih 20 meter yang selama ini menjadi penahan air. Kejadian ini menyebabkan para petani mengalami kerugian besar, diperkirakan mencapai puluhan ratusan juta rupiah.

Menurut Kepala Desa Buni Bakti, tanggul tersebut awalnya dibangun pada tahun 2021 lalu.Namun, baru dilakukan perbaikan pada tahun 2023, tapi di tahun 2025 tanggul tersebut jebol tergerus air kiriman.

 

Photo :Sidih Sumardi Kepala Desa Buni Bakti berdiri di Batas wilayah,cek kondisi air saat banjir lalu.

Akibat jebolnya tanggul ini, air meluap dan merendam area persawahan, membuat tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan rusak dan gagal panen.

 

“Petani sangat terpukul karena mereka sudah mengeluarkan banyak modal untuk bertani. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang, “ujar Sidi Sumardi seraya mengatakan sudah menyiapkan 300 batang bambu untun dijadikan cerucuk ditanggul yang jebol, Jumat (7/3/25)

 

Sementara, Nursan Ketua Gapoktan Desa Buni Bakti mengatakan, lahan sawah yang ada di sini mencapai 500 hektar yang sudah ditanami ada sekitar 200 hektar yang saat ini tergerus air kali DT 8.

 

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah baik Daerah maupun Pusat untuk membantu kami nelayan di Desa Buni Bakti, lantaran saat ini padi yang baru mulai tumbuh di gerus air, dan dipastikan gagal panen, “ucapnya.

 

Para petani kini hanya bisa pasrah dan berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk meminimalisir dampak kerugian yang mereka alami. Sementara itu, warga sekitar juga khawatir akan potensi banjir susulan jika tanggul tidak segera diperbaiki secara permanen.

(Guntoro)

About the Author

REDAKSI

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 647

Post navigation

Previous: Perotes Nelayan Tarumajaya Bekasi , Akibat Pembongkaran Pagar laut yang terhenti ?” : Kembalikan Asalnya laut jadi laut 
Next: Prabowo Kunjungi Warga Desa Buni Bakti Terdampak Banjir, Akan Memperbaiki Tata Ruang Wilayah 

Related Stories

Screenshot_2026-08-16-22-57-11-05
  • Daerah
  • Nasional
  • TNI dan POLRI

Wujud Kemanunggalan TNI, Subdenpom IX/1-1 Ende Pasok Pangan bagi Pengungsi di Nagekeo

REDAKSI 1 hari ago
file_00000000139881fa9ab9758ebedad299
  • Berita Photo & Video
  • Daerah

Pemerintah Sukawangi Tanggapi Keluhan Warga, Penderita ODGJ di Sukatenang Kini Dampingi

REDAKSI 1 minggu ago
IMG-20260730-WA0063
  • Berita Photo & Video
  • Daerah
  • Pencegahan Korupsi dan Penindakan Korupsi

Dugaan Korupsi Sambungan Air PDAM Tirta Bhagasasi Rp4,5 Miliar, Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Dua Pejabat

REDAKSI 3 minggu ago

Copyright © BUKIT BADAR NUSANTARA EMAS | ReviewNews by AF themes.